Selamat Datang di Blog MABM Kota Singkawang

RAPAT PERDANA MABM KOTA SINGKAWANG

MABM Pasar Juadah Ramadhan 1444 H / 2023 M

Pengukuhan Ketua MABM Kota Singkawang Masa Bhakti 2022-2027

Asmadi dikukuhkan menjadi Ketua MABM Kota Singkawang Masa Bhakti 2022-2027

DPD MABM Kota Singkawang dikukuhkan

DPD MABM Kota Singkawang Masa Bhakti 2022-2027

5 PROGRAM STRATEGIS DAN TERUNGGUL

Ketua MABM Kota Singkawang "H.Asmadi, S.Pd.,M.Si.

Senin, 25 Mei 2026

DPD MABM Kota Singkawang "Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Haji 2026 dan Hari Raya Idul Adha 1447 H" Mari Kita Tingkatkan Rasa Berbagi dan Kepedulian Terhadap Sesama


Newstime - DPD MABM Kota Singkawang

Dalam semangat menyambut tahun 2026, Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Kota Singkawang mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Haji 2026 dan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh umat Muslim. Momentum suci ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ibadah haji dan Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga simbol ketulusan, pengorbanan, dan pengabdian kepada Allah SWT. Di tahun 2026 yang penuh harapan dan tantangan baru, mari jadikan nilai-nilai tersebut sebagai inspirasi untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis, berakhlak mulia, dan saling mendukung dalam kebaikan.

Melalui semangat “Mari Kita Tingkatkan Rasa Berbagi dan Kepedulian Terhadap Sesama”, diharapkan budaya gotong royong dan solidaritas sosial terus tumbuh di tengah masyarakat Melayu Kota Singkawang. Dengan menjunjung tinggi adat, budaya, dan nilai religius, kita bersama melangkah menuju masa depan yang lebih maju, damai, dan bermartabat.

“Melayu Ada Karna Karya” menjadi penguat semangat untuk terus berkarya, menjaga warisan budaya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, bangsa, dan umat. Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, mohon maaf lahir dan batin.

 

Melayu Ada Karena Karya

Jumat, 01 Mei 2026

Lestarikan Bahasa, Jaga Jati Diri Tri Gatra Budaya Bangun Bahasa di Singkawang, MABM Kota Singkawang Keluarkan SE Penggunaan Bahasa Melayu



Singkawang Kalbar - Dewan Pengurus Daerah  Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Kota Singkawang, keluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh organisasi puak Melayu di Kota Singkawang. Dan semua jenjang pendidikan se Kota Singkawang. 

Surat edaran tersebut nomor :  01/MABM-SKW/V/2026 perihal Edaran Penggunaan Bahasa Melayu, tertanggal hari Jum'at 1 Mei 2026.

Ketua DPD MABM Kota Singkawang H. Asmadi, S. Pd.,M.Si menerangkan surat edaran perihal  penggunaan bahasa Melayu tersebut adalah menindaklanjuti  perjanjian  kerjasama  antara  Pemkot  Singkawang, Disdikbud Kota  Singkawang,  dengan  Kepala  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra Kementerian Pendidikan Dasar dan  Menengah (Kemendikdasmen) dan Kepala  Balai  Bahasa  Provinsi  Kalimantan  Barat. Dalam  rangka pelaksanaan Tri Gatra Budaya Bangun Bahasa. Yaitu; Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan  Bahasa  Daerah  dan  Kuasai  Bahasa  Asing.  

Pada surat edarannya, DPD MABM Kota Singkawang menyampaikan,  hal-hal sebagai berikut:.

1. Maksimalkan Penggunaan  Bahasa  Melayu,  khususnya  Melayu  Sambas  dalam lingkungan keluarga dan kegiataan budaya, sosial kemasyarakatan.

2. Tuntun dan ajari, serta berikan edukasi kepada anak cucu tentang kata, kalimat, ucapan maupun pengunaan bahasa melayu.  

3. Kepada seluruh Tokoh-tokoh, Pemangku Adat, seluruh organisasi Puak Melayu untuk terus memberikan sosialisasi edukasi agar budaya leluhur kearifan lokal kita bahasa melayu terus hidup dan terpelihara tidak punah sebagai lambang identitas dan jati diri kita untuk terus menambah kekayaan keanekaragaman budaya kita. 

4. Penerapan  dan  pembiasaan  penggunaan  bahasa  melayu  pada  satuan pendidikan, dilakukuan setiap hari kamis.  

Empat hal penyampaian ini,  untuk  dijadikan  acuan  dan  dilaksanakan. "Atas perhatian dan kerjasamanya diucapan terima kasih. Adat bersandikan sara’, sara’ bersandikan kitabullah. Melayu ada karne karya, " tulis Asmadi.

Melayu Ada Karena Karya


Minggu, 02 November 2025

Dokumentasi : Penampilan DPD MABM Kota SIngkawang dalam Kegiatan Zikir Marhaban Peringkat Serawak & Pesta Marhaban Borneo, Serawak 2025

 





Melayu Ada Karena Karya

Sabtu, 01 November 2025

Dokumentasi : Zikir Marhaban Peringkat Serawak & Pesta Marhaban Borneo, 1-2 November 2025

 









































 

Melayu Ada Karena Karya

Senin, 27 Oktober 2025

Festival Marhaban Borneo 2025 "DPD MABM Kota Singkawang"

 

Newstime - DPD MABM Kota Singkawang

STRATEGINEWS.id, Singkawang Kalbar – Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Kota Singkawang telah bersiap sedia. Menyatakan hadir memenuhi undangan Persatuan Kebangsaan Melayu Sarawak (PKMS) yang akan menyelenggarakan Festival Muhibah Borneo, 31 Oktober-3 Nopember 2025.

Salah satu cabang penting yang diikuti DPD MABM Kota Singkawang pada Festival Muhibah Borneo tersebut adalah, tradisi Melayu, dzikir duduk/dzikir nazam.

Ketua DPD MABM Kota Singkawang H. Asmadi, S. Pd.,M.Si menjelaskan, tim dzikir nazam DPD MABM Kota Singkawang direncanakan akan berangkat ke Sarawak Malaysia pada hari Kamis 30 Oktober 2025. Dan pada latihan yang ke sembilan saat ini, kata Asmadi, kontingen dzikir nazam MABM Singkawang, sudah maksimal dengan kesiapannya, akan menampilkan yang terbaik pada Festival Muhibah Borneo.

Peserta dari DPD MABM Kota Singkawang yang mengikuti dzikir nazam, jelasnya, sebanyak 10 orang. Terdiri dari vokal yang melantunkan dzikir dan penabuh gendang. Dengan membawakan, frasa dzikir nazam, yang dilantunkan dalam lagu diiringi musik gendang dzikir, dibawakan secara versi atau khas DPD MABM Kota Singkawang.

“In sya Allah kami dari kontingen DPD MABM Kota Singkawang akan ikut Festival Marhaban Borneo. Yaitu mengikuti lomba dzikir. Dan Alhamdulillah hari ini merupakan latihan kita yang ke 9, gladi kotor dan gladi bersih akan kita laksanakan kembali, ” kata Asmadi menerangkan, Senin malam di kediamannya, Roban Singkawang Tengah (20/10/2025).

Mengikuti lomba zikir nazam di festival Marhaban Borneo, jelas Asmadi, adalah dalam rangka syiar budaya leluhur Melayu Kota Singkawang.

Selain DPD MABM Kota Singkawang, Festival Marhaban Borneo juga akan diikuti oleh peserta lain. Diantaranya dari negara Berunai, dari Sabah dan Sarawak. Serta beberapa perwakilan DPD MABM Kabupaten Sanggau, Mempawah, Sambas dan Sekadau. Dari data yang ada sampai saat ini, ungkap Asmadi, akan ada sekitar 8 sampai 10 peserta yang akan mengikuti lomba dzikir.

“Jadi selaku ketua DPD MABM Kota Singkawang, tetap memajukan, melestarikan, melakukan perlindungan dan pemanfaatan serta menggali potensi adat budaya melayu yang ada di Kota Singkawang, ” ucap Asmadi.

Agar melayu tetap ada, lanjut Asmadi, karya karya dari puak puak melayu sangat diharapkan memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan Kota Singkawang Kalbar dan Indonesia pada umumnya. Dan inilah (menghadiri Festival Marhaban Borneo), sebutnya, merupakan kontribusi puak melayu.

Ketua DPD MABM Kota Singkawang yang juga Kepala Dinas DikBud Kota Singkawang ini, mengimbau lima pengurus kecamatan (DPC) MABM Singkawang dan seluruh unsur puak puak melayu dan dari organisasi manapun di Kota Singkawang, untuk dapat menghasilkan karya sebagaimana 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK).

Asmadi menyebut, bekerjasama dengan dinas pendidikan dan kebudayaan, siap menampung usulan 10 OPK. Untuk kemudian diajukan lalu disidangkan dalam warisan budaya takbenda.

10 OPK tersebut di antaranya, Adat Istiadat, Bahasa, Manuskrip, Olahraga Tradisional, Pengetahuan Tradisional, Permainan Rakyat, Ritus, Seni, Tehnologi Tradisional dan Tradisi Lisan. Termasuk kuliner khas.

“Sebagaimana saya sampaikan dalam setiap pertemuan. Bahwa Singkawang ini adalah kota wisata. Kita harus bisa menggali semua potensi potensi wisata. Tentunya inilah peran kita seluruh elemen masyarakat, apalagi kita di ormas adat budaya. Ini harus kita kembangkan untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan pemajuan pelestarian dan mengembangkan wisata. Sekaligus meningkatkan investasi di Kota Singkawang, ” ujar Asmadi.

(Ibnu Azan)

 

Melayu Ada Karena Karya

 
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA