Newstime - DPD MABM Kota Singkawang
SINGKAWANG, MC – Di tengah
kondisi Kota Singkawang yang masih dilanda kemarau dan terdampak kebakaran
hutan dan lahan (karhutla), Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Singkawang,
Asmadi, mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar melalui pendekatan spiritual
dengan melaksanakan salat istisqa.
Salat istisqa dijadwalkan
berlangsung pada Jumat (11/9/2026) pukul 08.30 WIB di Masjid Nurul Iman,
Perumnas Singkawang. Kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh puak Melayu, jemaah
masjid, insan pendidikan, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Asmadi mengatakan, salat istisqa
merupakan salah satu bentuk ikhtiar dan tawakal umat Islam untuk memohon
pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Menurutnya, doa bersama
menjadi penting di tengah kondisi kemarau yang berdampak pada lingkungan dan
aktivitas masyarakat.
“Ini ikhtiar dan tawakal kita
melalui pendekatan spiritual. Mari bersama-sama berdoa, berzikir, berselawat
dan memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun di Kota Singkawang,” ujar
Asmadi, Kamis (10/9/2026).
Ia berharap hujan segera turun
sehingga dapat membantu mengurangi dampak kemarau dan karhutla, sekaligus
memulihkan kondisi lingkungan serta mendukung kembali normalnya aktivitas
masyarakat.
Selain sebagai ikhtiar spiritual,
Asmadi memandang momentum salat istisqa sebagai ruang bersama untuk memperkuat
kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan situasi yang tengah
dihadapi Kota Singkawang.
“Kita berharap Allah SWT segera
menurunkan hujan dan memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat Kota Singkawang,”
katanya.
Asmadi pun mengajak masyarakat
untuk hadir dan bersama-sama memanjatkan doa agar kondisi Kota Singkawang
segera membaik, lingkungan kembali pulih, serta kehidupan masyarakat
berlangsung normal, aman, damai, dan kondusif.
Blogger DPD MABM Kota Singkawang by Alkindi

Melayu Ada Karena Karya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar